Departemen Energi Amerika Serikat mengumumkan calon bahan bakar biologis untuk mengganti bensin. Bahan bakar yang diumumkan oleh Menteri Energi AS Steven Chu pada Selasa (8/3) itu dibuat dari pohon kayu yang dikonversi menjadi isobutanol yang dapat digunakan untuk mesin mobil. Chu juga menyebutkan, "Metode konversi ini sangat hemat biaya." Para ilmuwan dari BioEnergy Science Center bekerja sama dengan peneliti dari University of California membuat turunan baru dari mikroba Clostridium celluloyticum, bakteri yang secara alami dapat mengurai selulosa. Turunan bakteri tersebut diharapkan dapat mengurai zat tanaman sekaligus menghasilkan isobutanol tanpa perlu biaya tinggi. Menurut peneliti James Liao, isobutanol dapat menjadi alternatif pengganti gas untuk digunakan sebagai bahan bakar mesin atau kendaraan, bahkan tanpa modifikasi sekalipun. "Isobutanol tidak seperti etanol. Kandungan isobutanol dapat dicampurkan ke bensin dengan perbandingan berapa pun," jelasnya. Seb...